Thursday, December 21, 2006

Penerimaan (Chairil Anwar, March 1943)

Not exactly what I feel towards her.


Nevertheless, it is still a piece that I can read over and over and never get bored of. It reminds me on what people say about words... that it can pierce deeper than a blade.


PENERIMAAN

Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati

Aku masih tetap sendiri

Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi

Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani

Kalau kau mau kuterima kembali
Untukku sendiri tapi

Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home