Saturday, December 23, 2006

Serintik

Rintik hujan menghias kelam langit malam
Pancar lampu museum tua terhalau olehnya
hangat secangkir kopi menemani hati yang gelisah ini
kapankah matahari kan terbit kembali?

Detik

Detik 00:10:01

jika memang langkah maju kau pilih,
jika memang lesu kau pilih dari semua desah,

kan ku terjang semua langkah langkahmu,
kan ku tentang semua tangis sendumu,

tunggulah aku sementara,
menjemput belah diriku di rimba sana,

bersama kita kan jemput tawa itu

Melbourne, 23 December 2006. 1:12 am

I guess I cant stop blogging :) I just want to write down this short paragraph that I've been thinking for a while.
It was about my ex..... Well.. i think i am just trying to gasp that last bit of air.

This is truly the end. See you next year!

Thursday, December 21, 2006

Penerimaan (Chairil Anwar, March 1943)

Not exactly what I feel towards her.


Nevertheless, it is still a piece that I can read over and over and never get bored of. It reminds me on what people say about words... that it can pierce deeper than a blade.


PENERIMAAN

Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati

Aku masih tetap sendiri

Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi

Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani

Kalau kau mau kuterima kembali
Untukku sendiri tapi

Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.

Sunday, December 17, 2006

Me

Rebellion and peace... two personalities that lurks within me at the moment.
That reminds me of an old poem by Chairil Anwar.. one of the famous Indonesian poets.
Below is the translation of "Aku" (Me). It depicts exactly what I am feeling right now...
No doubt why I love this poem so much.


Me by Chairil Anwar


If my time should come
I'd like no one to entice me.
Not even you.
No need for those sobs and cries.

I am but a wild animal
Cut from its kind.

Though bullets should pierce my skin
I shall still strike and march forth.
Wounds and poison shall I take aflee. Aflee
'Til the pain and pang should disappear.

And I should care even less.

I want to live
for another thousand years.

Monday, December 11, 2006

Cinta

Apakah yang kita sebut cinta ini? Apakah cinta hanya sebatas impian manusia ?
I used to love someone.. well.. i still love her... lucu terkadang terjadi conflict dalam diriku
sendiri... "jangan percayai cinta anymore"... terkadang aku merasa sepi sendiri di tengah
gelap belantara jiwa ini.. looking for love yg telah meninggalkan aku sendiri di sini.

Aku berkata pada diriku sendiri.. "hanya kamu sendiri yang bisa menemukan jalan keluar dari sini"... tapi apa yang harus aku perbuat jika memang aku masih mau menunggu sampai cinta datang kembali membawa lentera yang menghapus semua kegelapan ini? apa yang bisa aku perbuat jika aku masih mencintai nya?

Pernah aku berkata padanya, "sampai di sini saja".... apakah aku berbohong pada diriku? mengapa aku let that love goes away? mengapa aku harus menyangkal bahwa aku masih mencintai nya?

Apakah aku masih bisa mempercayai cinta kembali? Winter sudah berlalu, summer kembali datang...satu tahun sejak perjanjian kita akan bertemu... perjanjian yang tak pernah datang.
Aku kembali bangun di pagi yang sunyi ini.. memandang kembali detik detik yang telah berlalu.
Apakah aku telah dibuai impian selama ini? Apakah bertemu dengan mu adalah suatu accident yg bisa
aku sebut most beautiful?

Suatu hari nanti mungkin aku akan menemukan jawaban untuk semuanya...
suatu hari nanti aku akan berdiri dari kegelapan ini... berjalan keluar dan sembari tersenyum aku akan berkata

"i've been there".